Wow! 5 Ikon di Bandung Barat Ini Ternyata Sudah Mendunia

- 20 September 2020, 08:00 WIB
Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat
Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat /SEPTIAN (BERITA KBB)

Baca Juga: Gempa Tektonik Magnitudo 2,9 di Purwakarta Akibat Sesar Cirata, Tak Berpotensi Tsunami

3. Taman Junghuhn

Taman Junghuhn berada di Kampung Genteng, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang. Nama Junghun diambil dari nama Franz Wilhelm Junghuhn, yang merupakan seorang ilmuan Belanda berkebangsaan Jerman.

Junghuhn merupakan orang yang pertama kali membawa tanaman kina ke Indonesia. Dia
meninggal pada1864 dan dimakamkan di Kp. Genteng, Desa Jayagiri yang
kini dikenal sebagai Taman Junghuhn.


Sebagai situs sejarah, hingga kini banyak pelajar dan mahasiswa yang
melakukan penelitian tentang sejarah tanaman kina serta Dr. Franz
Wilhelm Junghunhn, sebagai penemunya. Meski demikian, keberadaan taman
Junghuhn seolah dilupakan karena kurangnya perhatian dari pemerintah.

Baca Juga: Masyarakat Gunakan Jalan Otista Yang Ditutup Untuk Botram

4. Perang Tomat

Perang tomat tak hanya ada di Spanyol di mana setiap tahun digelar festival La Tomatina. Namun, di Kabupaten Bandung Barat tepatnya di Kampung Cikareumbi, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang juga ada perang tomat yang digelar setiap Agustus atau September setiap tahun.

Perang tomat berawal dari banyaknya tomat busuk yang berserakan di jalanan. Petani saat itu enggan menjual hasil panen tomat lantaran harga jualnya sangat anjlok. Akibatnya, ribuan tomat dibuang begitu saja.

Dari peristiwa yang terjadi pada 2010 itu, tercetuslah ide untuk memanfaatkan tomat-tomat busuk itu menjadi peluru untuk perang tomat. Dengan menjadi salah satu rangkaian hajat lembur, perangtomat diharapkan menjadi daya tarik wisata dan budaya setempat.

Halaman:

Editor: Cecep Wijaya Sari


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah