Berita KBB - Ada 2 syarat utama yang harus terpenuhi dalam istirahat tidur seseorang, yaitu tidur cukup dan tidur berkualitas. Dari 2 persyaratan ini, manakah yang lebih utama? Simak penjelasan selengkapnya di sini.
Dilansir Healthline, Rabu 15 Maret 2023, tidur berkualitas ternyata lebih penting daripada tidur cukup dengan durasi standar 8 jam. Hal ini diketahui dari penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Plos One baru-baru ini.
Menurut penelitian tersebut, tidur berkualitas sangat berkaitan dengan seluruh 5 aspek kualitas hidup, kecuali tekanan pekerjaan. Mendapatkan tidur berkualitas pada malam hari dapat meningkatkan kepuasan hidup, kesejahteraan, kebahagiaan, dan kesehatan subjektif.
Baca Juga: Jadwal Sepakbola Hari Ini Sabtu, 18 Maret 2023. Ada PSS Sleman vs Borneo FC dan Aston Villa vs BournemouthSelain itu, tidur cukup dan jet lag sosial ternyata tidak menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kualitas hidup. Jet lag sosial sendiri adalah kondisi di mana aktivitas sosial atau pekerjaan menuntut seseorang untuk tidur di jam yang tidak sesuai jam tidur biologis tubuh.
Penyebab-penyebab dari jet lag sosial, seperti mendapatkan pekerjaan dengan jam kerja yang jauh berbeda sangat jarang terjadi. Tidak hanya itu, dampak dari pandemi COVID-19 juga tidak memiliki dampak yang terukur terhadap durasi tidur dan jet lagi sosial.
Menurut ahli neuropsikologis Sanam Hafeez, meskipun selama ini kualitas tidur yang buruk dianggap berdampak pada fungsi neurologis dan psikologis, aspek pandemi COVID-19 dapat mempengaruhi hasil penelitian karena gaya hidup dan pekerjaan yang berubah.
Di sisi lain, ahli psikologi klinis Shelby Harris mengatakan, mendapatkan tidur berkualitas dan tidur cukup sama-sama penting untuk kualitas hidup secara keseluruhan. Menurutnya, mendapatkan tidur berkualitas rutin penting untuk kesehatan dan kebahagiaan seseorang.
Baca Juga: Jadwal RCTI Sabtu 18 Maret 2023, Ada MasterChef Indonesia Season 10, Jangan Bercerai Bunda, Hati Sang Bidadari“Tidur berkualitas berkaitan dengan mood yang meningkat, kemampuan membuat keputusan yang lebih baik, kemampuan memproses emosi, koordinasi, dan kualitas hidup yang lebih tinggi,” ujar Harris, seperti dikutip Healthline.
Sementara tidur yang tidak berkualitas dan tidak cukup, dapat menimbulkan masalah pada ingatan, proses kognitif, risiko tinggi penyakit kardiovaskuler, diabetes, dan masalah kesehatan fisik dan mental lainnya.
Berdasarkan jawaban tersebut, jika seseorang memiliki gangguan tidur selama berminggu-minggu lamanya, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan layanan kesehatan jasmani maupun rohani.
Editor: Siti Mujiati
Sumber: Heatlhline
Tags
Terkait
-
Tak Banyak Orang Tahu, Tidur Sambil Memeluk Guling Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Mental
-
6 Tanda Tubuh Sehat Setelah Bangun Tidur
-
Pentingnya 'Deep Sleep' dan Tips Agar Tidur Lebih Nyenyak, Serta Manfaat untuk Kesehatan
-
Perhatian! Inilah Bahaya Tidur Selepas Makan Sahur, Nomor Lima Paling Bahaya!
-
Selain Tes Kepribadian, Ternyata Posisi Tidur Bisa Mengungkap Karakter Seseorang
-
Mudah! Inilah Tips Menurunkan Berat Badan Pada Saat Tidur, Jadikan Kebiasaan Ini Sesaat Sebelum Tidur
-
Tes Kepribadian : Cara Mengetahui Karakter Anda Berdasarkan Dari Posisi Tidur, Yang Mana Nih?
-
Waspada! Penyakit Ini Bisa Datang Jika Keseringan Begadang Atau Tidur Diatas Jam 12 Malam
-
Rutin Minum Kopi? Awas Jangan Sampai Ketagihan, Berikut Efek Sampingnya Selain Maag dan Susah Tidur
-
Tidur Ditemani Musik? Berikut Jenis Lagu yang Gampang Bikin Lelap, Ternyata Bukan Musik Klasik