Kabar Duka, Artis Senior Rima Melati Dikabarkan Meninggal Dunia Akibat Dekubitus, Berikut Profilnya

- 23 Juni 2022, 17:09 WIB
Artis senior Rima Melati meninggal dunia
Artis senior Rima Melati meninggal dunia /JG/Juniar/Twitter/@jokoanwar

 

 
BERITA KBB - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Artis senior Rima Melati dikabarkan meninggal dunia.
 
Kabar tersebut pertama diketahui dari unggahan instagram story Rima Melati. Mengunggah latar belakang layar warna hitam, unggahan tersebut menyampaikan duka cita.
 
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun #RIPRIMAMELATI," bunyi instagram story Rima Melati, dikutip pada hari Kamis 23 Juni 2022.
 
 
Unggahan tersebut diperkuat dengan pernyataan anak menantu Rima Melati, Marisa Tumbuan. 
 
Istri Aditya Tumbuan itu mengabarkan ibu mertuanya meninggal dunia sore ini di RSPAD Jakarta Pusat.
 
"Telah berpulang dengan tenang ke pangkuan yang Maha Esa, Ibu Rima Melati, ibunda/mertua terkasih dari Aditya Bimasakti dan Marisa Tumbuan," ujar Marisa dikutip dari instagramnya.
 
 
Pihak keluarga pun memohon doa terbaik untuk Rima Melati. Mereka berharap kesalahan Rima semasa hidup bisa diampuni.
 
"Mohon doanya dan mohon dimaafkan semua kesalahan - kesalahan beliau," terangnya.
 
Sebelumnya, Rima Melati diketahui sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Bahkan, akhir Mei lalu ia dirawat di ruangan Intensive Care Unit (ICU) lantaran dekubitus yang dialaminya semakin parah.
 
 
Marjolien Tambajong atau Lientje Tambajong lebih dikenal dengan nama Rima Melati, lahir di Tondano, Sulawesi Utara, 22 Agustus 1939. 
 
Ia dikenal sebagai seorang aktris senior, penyanyi, sutradara serta peragawati. Ibunya, Non Kawilarang adalah seorang perancang dan perintis dunia mode Indonesia. 
 
Suaminya yang sekarang adalah suami kedua yaitu Frans Tumbuan, salah satu aktor senior yang menikahinya pada 23 Desember 1973.
 
 
Nama Rima Melati, diperoleh dari pemberian Bung Karno. Di mana pada zaman dahulu, sekitar awal 1960-an Bung Karno (Ir. Soekarno) sering mengganti nama orang yang dirasa kebarat - baratan. 
 
Selain itu, nama Rima sebenarnya akan diberikan Lientje kepada anak yang sedang dikandungnya. Namun karena dia mengalami keguguran, dia sangat terpukul dan berniat mengambil alih nama tersebut. Akhirnya nama Rima pun dipadukan dengan Melati.
 
Rima sempat menjadi personel grup penyanyi wanita terkemuka pada 1960-an, Baby Dolls, yang terdiri atas Rima Melati, Baby Huwae, Gaby Mambo, dan Indriati Iskak. 
 
Rima juga pernah meraih Piala Citra pada Festival Film Indonesia 1973 dalam kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam film INTAN BERDURI bersama Benyamin Sueb, yang memperoleh penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam film yang sama.
 
 
Pada kesempatan lain Rima juga pernah dinominasikan untuk penghargaan Pemeran Pembantu Wanita terbaik di beberapa Festival Film Indonesia, dalam film KUPU-KUPU PUTIH (1984), TINGGAL LANDAS BUAT KEKASIH (1985), PONDOK CINTA (1986), BIARKAN BULAN ITU (1987), dan ARINI II (BIARKAN KERETA ITU LEWAT) (1989). 
 
Pada ajang Festival Film Asia Pasifik ke-50, Rima Melati meraih penghargaan Aktris Pemeran Pembantu Terbaik dalam film UNGU VIOLET.
 
Rima Melati, juga aktif di Yayasan Indonesia Tanpa Tembakau (YITT) dan pernah mendapat penghargaan dari WHO berupa 'Award No Tobaco Day' karena usahanya dalam kampanye antirokok. 
 
 
Menurut Kepala Perwakilan WHO di Indonesia, George Petterson, Rima terpilih sebagai satu - satunya orang Indonesia dari 10 warga dunia yang pada tahun 2006 mendapat piala penghargaan dari WHO.
 
Rima Melati sempat menjadi salah satu korban akibat merokok. Ia mulai merokok pada umur 16 tahun karena pengaruh lingkungan dan tontonan. 
 
Rima berhenti merokok pada 1989 setelah kerak tar dan nikotin dalam tubuhnya menimbulkan kanker pada usus dan payudara.***
 

Editor: Miradin Syahbana Rizky


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x