Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp19,2 M Terbongkar, Dijual Ke Luar Negeri Dengan Harga Fantastis Per Ekor

- 18 Mei 2024, 00:00 WIB
Ilustrasi - Petugas Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu (KIPM) dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Jambi Menunjukkan Barang Bukti Benih Lobster Yang Diselundupkan
Ilustrasi - Petugas Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu (KIPM) dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Jambi Menunjukkan Barang Bukti Benih Lobster Yang Diselundupkan /Wahdi Septiawan/ANTARA

Berita KBB - Korpolairud Baharkam Polri dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkap kasus penyelundupan benih lobster senilai Rp19,2 miliar. Anakan tersebut diambil dari perairan Jawa Barat kemudian dikirim ke luar negeri.

Kasubdit Gamkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Pol Donny Charles Go mengatakan, timnya melakukan penggerebekan di salah satu gudang di kawasan Bogor, Jawa Barat. Kemudian, ditemukan 91.246 benih lobster yang terbungkus dalam 19 kotak styrofoam.

"Dalam penggerebekan kami amankan tiga tersangka, kami amankan juga barang bukti benih-benih lobster sebanyak 19 boks styrofoam, setelah dilakukan pencacahan Tim KKP diamankan 91.246 ekor benih lobster," ujar Donny, Jumat 17 Mei 2024, seperti dikutip Berita KBB dari PMJ News.

Donny menjelaskan, pengungkapan penyelundupan benih lobster ini bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas usaha perikanan tanpa izin di gudang berukuran 5x5 meter yang terletak di kawasan Bogor.

Selain untuk menyimpan benih lobster dalam jumlah 19 barel, gudang tersebut juga berisi barang-barang untuk pengemasan lobster seperti tangki oksigen dan jenis kemasan lainnya.

Baca Juga: Dukung Budidaya Lobster Dalam Negeri, Ini Janji Menteri Trenggono pada Petani Penangkap Benur Lombok

Benih lobster yang hendak diselundupkan itu terbagi menjadi dua jenis, antara lain lobster pasir 72.204 ekor dan lobster mutiara 19.042 ekor.

Lobster jenis pasir dijual dengan harga Rp 200.000 per ekor, sedangkan lobster jenis mutiara dijual dengan harga Rp 250.000 per ekor. Nilai kerugian ditaksir sekitar Rp19,2 miliar.

Melalui penyelidikan kasus ini, polisi menangkap 3 tersangka. Masing-masing berinsial UD, ERP dan CH dan berperan sebagai pengemas butiran lobster.

Halaman:

Editor: Lizikri Damar Tanjung Novela Andelin

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah