Caleg DPRK Aceh Tamiang Terpilih Diduga Jualan Sabu Demi Dana Kampanye, Polisi Buru Jaringannya ke Malaysia

- 28 Mei 2024, 10:45 WIB
Caleg terpilih DPRK Aceh Tamiang, Provinsi Aceh saat ditangkap di sebuah toko.
Caleg terpilih DPRK Aceh Tamiang, Provinsi Aceh saat ditangkap di sebuah toko. /ANTARA/CCTV/

Berita KBB - Calon legislatif (caleg) DPRK Aceh Tamiang terpilih berinisial S diduga menggunakan uang hasil penjualan sabu untuk mendanai kampanyenya. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa, Senin 27 Mei 2024.

Mukti Juharsa menyebut, berdasarkan hasil interogasi terhadap S, pelaku mengaku menggunakan sebagian keuntungan penjualan sabu untuk kepentingan kampanye caleg DPRK Aceh Tamiang.

"Sepengetahuan kami dari hasil interogasi, dia (S, red) menggunakan sebagian dari hasil penjualan sabu untuk kebutuhannya sebagai caleg (DPRK Aceh Tamiang, red)," ungkap Mukti, seperti dikutip Berita KBB dari PMJ News, Selasa 28 Mei 2024.

Lanjut Mukti, Bareskrim Polri kini tengah mencari pelaku lain terkait peredaran 70 kg sabu yang diduga dikontrol dan dimodali oleh caleg DPRK Aceh Tamiang terpilih tersebut. Saat ini pelaku diperkirakan sembunyi di Malaysia.

Hal tersebut berdasarkan fakta bahwa S diketahui memiliki jaringan di Negeri Jiran berinisial A. Maka setelah tiga kaki tangannya ditangkap di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Bareskrim Polri kini memburu pelaku lainnya di sana.

Baca Juga: Hampir 50 Kilogram Sabu Disita Dari 85 Pelaku Pengedar Narkoba, Begini Strategi Kepolisian Bikin Kapok Bandar

"S sudah tertangkap. Tinggal A, dia di Malaysia. Nanti kita kirim penyidik Pak Gembong dan Pak Manto ke Malaysia,” ujar Mukti.

Bareskrim Polri juga akan berkoordinasi dengan Kepolisian Malaysia untuk memburu A, yang masih Warga Negara Indonesia. Dirinya optimis yang bersangkutan dapat segera ditangkap.

"Dengan kerja sama dengan polisi Malaysia, Insya Allah dapat (ditangkap, red), karena nama sudah dikantongi. Nggak perlu red notice, Insya Allah dengan dua direktur ini bergabung, bisa lah," pungkasnya.***

Editor: Lizikri Damar Tanjung Novela Andelin

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah