Banjir yang Terjadi Hari Ini di Soreang Kabupaten Bandung, Bupati Dadang Supriatna: Bukan Banjir Rutin

- 23 Maret 2023, 19:31 WIB
Banjir yang terjadi hari ini di beberapa kawasan tepatnya di kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung merupakan sebuah peristiwa yang dinilai cukup mengkhawatirkan para warga terdampak. Pasalnya banjir yang terjadi hari ini dinilai lebih parah dibandingkan dengan banjir yang biasa terjadi sebelumnya.
Banjir yang terjadi hari ini di beberapa kawasan tepatnya di kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung merupakan sebuah peristiwa yang dinilai cukup mengkhawatirkan para warga terdampak. Pasalnya banjir yang terjadi hari ini dinilai lebih parah dibandingkan dengan banjir yang biasa terjadi sebelumnya. /IG @infojawabarat/

 

Berita KBB – Banjir yang terjadi hari ini di beberapa kawasan tepatnya di kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung merupakan sebuah peristiwa yang dinilai cukup mengkhawatirkan para warga terdampak. Pasalnya banjir yang terjadi hari ini dinilai lebih parah dibandingkan dengan banjir yang biasa terjadi sebelumnya.

Terdapat beberapa lokasi lainnya yang turut mengalami banjir akibat luapan sungai juga curah hujan yang tinggi seperti, Katapang, Majalaya, Dayeuhkolot, dan Tegalluar. Namun kabar terkini terkait banjir yang menggenang di lokasi tersebut sudah menyurut dibanding hari sebelumnya, tepatnya Rabu malam, 22 Maret 2023.

Diketahui bahwa banjir yang terjadi bukanlah peristiwa banjir rutinan yang biasa warga Kabupaten Bandung temui, melainkan banjir bandang. Hal tersebut dituturkan oleh Bupati Dadang Supriatna, “Banjir di Soreang tersebut bukan banjir rutin seperti Dayeuhkolot maupun Sapan, tapi merupakan banjir bandang,” ujarnya.

Baca Juga: Penutupan Tempat Wisata Hiburan Malam di Beberapa Kota di Indonesia Pada Bulan Ramadhan 2023

Bupati Dadang menuturkan pula terkait sejumlah upaya untuk mengatasi banjir serupa tidak kembali terjadi di kawasan Kabupaten Bandung tersebut atau sekitarnya.

Solusi yang saat ini tengah dilakukan Pemkab Bandung melalui Dinas PUTR, ujar Dadang, salah satunya dengan menurunkan alat berupa Beko Amfibi.

“Alat ini berfungsi untuk mengatasi pendangkalan alur sungai yang mengakibatkan banjir. Maka, saya instruksikan pada Kepala Desa Soreang untuk menjaga ketertiban di lapangan, sehingga akan selesai pada waktunya,” ucapnya.

Baca Juga: Kenali Penyebab Bau Mulut dan Cara Pencegahannya Menurut Ahli Gigi

Tak hanya itu, bupati menambahkan ada solusi lain yang sedang diupayakan yakni membuka akses jalan air untuk melimpas yang dikembalikan lagi ke Sungai Ciwidey.

Halaman:

Editor: Miradin Syahbana Rizky


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah