Kepung Kantor DPRD, Buruh di Bandung Barat Minta Hal Ini dari Pemerintah Bandung Barat

- 13 September 2022, 13:52 WIB
Kepung Kantor DPRD, Buruh di Bandung Barat Minta Hal Ini dari Pemerintah
Kepung Kantor DPRD, Buruh di Bandung Barat Minta Hal Ini dari Pemerintah /Miradin Syahbana /

Berita KBB - Kantor DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Jalan Tagog didatangi ribuan buruh pada Selasa, 13 September 2022. Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi.

Mereka tiba sekitar pukul 12.00 WIB usai melakukan aksi long march dari perusahaannya masing-masing. Membawa bendera merah putih sepanjang 30 meter, mereka langsung menyuarakan aspirasinya.

Koalisi Buruh Bandung Barat Dede Rahmat mengatakan, kenaikan harga BBM ini sangat menberatkan para buruh. Apalagi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bandung Barat saat ini yakni sebesar ‪3.248.282‬,00 masih dibawah kata layak.

Baca Juga: Harga HP iPhone Seri 14 Mahal Tapi Raih Posisi Nomor 1 Di 10 Top Trending Ponsel, Samsung Dimana?

Untuk itu daripada mengeluarkan kebijakan subsidi upah bagi pekerja, pihaknya lebih menginginkan adanya penyesuaian upah tahun 2023. "Pemerintah sudah mengakui upah dibawah Rp 3,5 juta tidak layak sehingga mengeluarkan subdisi upah. Tapi bukan subsidi upah yang kami harapkan, tapi kenaikan upah yang kita inginkan," tegasnya.

Koordinator aksi, Yayan Mulyana mengatakan pihaknya sejak awal menolak kenaikan harga BBM ini. Pasalnya, kondisi tersebut langsung berdampak terhadap kenaikan harga-harga lainnya termasuk kebutuhan pokok.

"Kita menolak kenaikan BBM yang berdampak terhadap harga-harga bahan pokok," tegasnya.

Baca Juga: LAGU Dangdut Lawas 90an MP3 Download Dicari, Unduh Musik TERLENGKAP Bukan di Gudang Lagu 123 Net dan MP3Juice

Dikatakannya, para buruh yang diberikan dengan kenaikan harga BBM ini. Pasalnya, upah saat ini yang tidak mengalami kenaikan dari tahun lalu tidak sebanding dengan pengeluaran. Apalagi harga-harga pangan mulai naik imbas dari kenaikan harga BBM.

Halaman:

Editor: Miradin Syahbana Rizky


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah