Pelajar Asal Jaksel Diduga Jadi Provokator Aksi Tawuran, Unggah Konten Live Pemicu Kericuhan di Media Sosial

- 2 April 2024, 13:23 WIB
Cegah Tawuran Remaja, Polisi Tingkatkan Patroli dan Dirikan Beberapa Titik Rawan
Cegah Tawuran Remaja, Polisi Tingkatkan Patroli dan Dirikan Beberapa Titik Rawan /ilustrasi/

Berita KBB - Polisi menangkap seorang pelajar berinisial MRR karena diduga provokator aksi tawuran di media sosial. Pelaku diketahui telah mengunggah konten provokatif dan bahkan live streaming aksi tawuran.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kompol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pelaku MRR merupakan pemilik penuh akun Instagram @chaisarselatan. Akun media sosial tersebut digunakannya untuk memprovokasi terjadinya aksi tawuran.

"Tersangka berperan menguasai akun Instagram @chaisarselatan dengan cara mengupload konten provokasi tawuran," ujar Ade Ary, dikutip Berita KBB dari PMJ News pada Selasa 2 April 2024.

Menurut Ade, penangkapan pelaku berdasarkan hasil patroli Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang mendapati akun Instagram @chaisarselatan melakukan aktivitas mencurigakan mengunggah suara ddan video provokasi aksi tawuran di Jaksel.

"Melakukan aktivitas mengunggah suara langsung dan juga mengunggah video berisikan ajakan atau provokasi yang terjadi di Jaksel. Kemudian dilakukan penyelidikan didapatkan identitas pelaku, akhirnya pada Sabtu (23 Maret 2024, red) pukul 01.00 WIB dini hari dilakukan upaya penangkapan oleh penyidik Subdit Siber," jelasnya.

Baca Juga: Pura-Pura Bagi Takjil, 49 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Jakpus Ditangkap Polisi, Satu Orang Positif Narkoba

Ade menambahkan, penangkapan MRR merupakan wujud komitmen aparat Polda Metro Jaya untuk memberantas aksi tawuran dan segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Di samping melakukan kegiatan-kegiatan imbauan, patroli, maka penegakkan hukum juga harus dilakukan apabila sudah terjadi peristiwa yang mengganggu ketertiban umum dan pidana," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto mengatakan akan ada tindakan tegas terhadap pelaku aksi tawuran remaja di wilayah hukumnya. Hal tersebut menyikapi peningkatan kriminalitas tersebut di wilayah hukumnya menjelang waktu berbuka puasa.

Polda Metro Jaya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menarik bantuan kepada pelajar yang terlibat tawuran. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera.***

Editor: Lizikri Damar Tanjung Novela Andelin

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x