Millenials Sudah Mulai Banyak yang Masuk ke Pasar Modal untuk Investasi Saham, Yuk Belajar Saham!

23 Juni 2021, 17:38 WIB
Ilustrasi main saham. Belajar saham bagi pemula dapat dilakukan untuk investasi agar hari tuanya aman bagi pemula. /Pixabay.com / geralt

BERITA KBB- Investasi saham pasti menjadi satu kata yang menakutkan bagi beberapa orang.

Sebagian besar orang masih menganggap investasi saham adalah suatu hal yang tabu untuk dilakukan.

Padahal investasi saham merupakan instrumen investasi yang paling sederhana dan menguntungkan jika dibandingkan jenis investasi produk keuangan lainnya.

Baca Juga: Aurel Hermansyah Mengaku Siap Bercerai dari Atta Halilintar jika Suaminya Ketahuan Poligami

Millenials sudah mulai banyak yang masuk ke Pasar Modal.

Pasar modal adalah sarana bertemunya perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah) yang membutuhkan dana dari masyarakat untuk pengembangan usaha, ekspansi, penambahan modal kerja dan lain-lain, dengan masyarakat yang hendak menginvestasikan dana mereka.

Untuk mendapatkan pendanaan, perusahaan atau institusi tersebut menerbitkan saham atau surat utang, dan masyarakat pemodal (investor) yang mendanai perusahaan maupun institusi tersebut dengan membeli instrumen tersebut di pasar modal baik secara langsung, maupun dalam bentuk reksa dana.

Baca Juga: Kondisi Citra Kirana Setelah Dengar Isu Rezky Aditya Menghamili Wanita Berinisial W

Karena itu pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara.

Selain saham, obligasi, dan reksa dana, pasar modal juga memperdagangkan bentuk lain seperti waran, right, dan produk derivatif lainnya.

Karena itu, kita perlu mengenal berbagai produk investasi di pasar modal.

Baca Juga: Cek Fakta: Amien Rais Meninggal Dunia Akibat Penyakit Ini

Sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia investasi saham, Anda perlu memahami hal di bawah ini:

  1. Tujuan investasi, apakah kebutuhan jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang.

  2. Risk appetite (atau “selera risiko”), apakah suka risiko tinggi, atau risiko yang sedang-sedang aja, atau yang relatif aman.

  3. Jumlah dana untuk investasi yang secara rutin yang akan diinvestasikan. Hal ini penting, karena dana untuk investasi BEDA DENGAN dana untuk kebutuhan hidup sehari-hari. 

Baca Juga: Update Kelanjutan Nasib Film Bogota yang Dibintangi Song Jong Ki,Terhenti Gegara Covid-19 Sejak Tahun Lalu

Saham bukanlah suatu hal yang menakutkan. Sebaliknya, jika Anda memahami ilmu dalam investasi saham, instrumen investasi satu ini akan menjadi kegiatan yang menarik untuk dilakukan.

Editor: Miradin Syahbana Rizky

Sumber: IDX

Tags

Terkini

Terpopuler