Pemprov Jabar Himbau Masyarakat Waspada Antisipasi Bencana Alam

- 4 Januari 2024, 21:43 WIB
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar dengan agenda Pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2023/2024 di gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis (4/1/2024).
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar dengan agenda Pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2023/2024 di gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis (4/1/2024). /Rizal Fs/Biro Adpim Jabar/

BERITA KBB - Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meminta masyarakat untuk waspada mengantisipasi gempa bumi yang mengguncang sejumlah daerah di Jabar dalam beberapa hari terakhir.

Hal itu dikatakan Bey usai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (4/1/2024).

Bey juga menuturkan, Pemda Provinsi Jabar dan BMKG sudah membuat peta mitigasi bencana. Ada beberapa wilayah di Jabar yang masuk zona merah atau rawan gempa.

Baca Juga: Bey Machmudin Pastikan Pasien Korban Gempa di RSUD Sumedang Tertangani Baik

"Petanya sudah disusun. Ada yang merah (wilayahnya) kan segala macam. Artinya apa? Artinya kita yang tinggal di Jawa Barat ini harus waspada, tidak perlu panik tapi waspada, dan juga struktur bangunan harus menyesuaikan dengan kondisi," ucap Bey.

Selain itu, Bey pun mengingatkan Pemda Kota dan Kabupaten di Jabar untuk mengecek ulang konstruksi rumah dan gedung. Tujuannya agar struktur dan bangunan disesuaikan dengan kondisi mitigasi bencana.

"Kami dengan Pemkot dan Pemkab mengingatkan untuk mengecek ulang minimal seperti di Sumedang ini pembangunan yang rumah-rumah besar akan menyesuaikan dengan strukturnya," tuturnya.

Baca Juga: Jawa Barat Kembali Diguncang Gempa Hari Ini, Berpusat di Bayah Banten dan Terasa Hingga Bandung Raya

Yang paling penting, kata Bey, masyarakat harus waspada, tetapi jangan panik. "Kita harus hidup dengan normal. Tetap waspada, tidak perlu panik," katanya.***

Editor: Ade Bayu Indra


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah