Bio Farma Distribusikan Seluruh Vaksin Gotong Royong ke Seluruh Indonesia

- 8 Desember 2023, 10:05 WIB
Gedung Biofarma.
Gedung Biofarma. /Tangkapan layar setkab.go.id/

BERITA KBB - Sebagai holding company di sektor kesehatan, Bio Farma mendukung sepenuhnya berbagai kebijakan Pemerintah Republik Indonesia untuk meningkatkan sistem kesehatan yang telah dicanangkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian BUMN.

Termasuk di dalamnya adalah menyediakan, mengembangkan, memproduksi vaksin Covid-19 dan mendistribusikannya ke seluruh pelosok Indonesia. 

Corporate Secretary Bio Farma Arie Genipa Suhendi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/12/2023) menyatakan Bio Farma beserta seluruh entitas anggota usahanya berkomitmen untuk menyediakan vaksin Covid-19 dan mendistribusikannya kepada sasaran penerima sejumlah 208 juta rakyat Indonesia guna mendorong terciptanya kekebalan komunitas dan menanggulangi pandemi. 

Baca Juga: Hadirkan Solusi Digital dari Hulu ke Hilir, Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF 2023

Dengan menjalankan komitmen tersebut Bio Farma bekerjasama dengan banyak pihak. Bio Farma berkolaborasi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Kesehatan untuk memastikan keberhasilan serta sebagai bentuk implementasi rekomendasi BPK.

Oleh sebab itu, Bio Farma berhasil mendistribusikan vaksin Covid-19 untuk mendukung program Vaksin Gotong Royong (VGR) secara merata ke seluruh Indonesia. Data terkini hingga Juli 2023 menunjukkan bahwa Bio Farma telah mendistribusikan total sejumlah 7.463.261 dosis atau senilai 99.51% dari jumlah pembelian awal 7.5 juta dosis.  

Adapun Stok VGR sebanyak 3.208.542 dosis seperti yang dimuat dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) Tahun 2023 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah stok yang tercatat per November 2022. 

Baca Juga: Biofarma Group Bakal Bagikan Inovasi Tranformasi Digital di AIPF 2023

“Bio Farma berterima kasih atas perhatian BPK dengan memberikan rekomendasi untuk menciptakan hasil terbaik bagi kesehatan dan perekonomian Indonesia. Pencapaian distribusi tersebut adalah hasil tindak lanjut atas rekomendasi BPK, sehingga kolaborasi Bio Farma, Kementerian BUMN dan Kementerian Kesehatan berjalan secara optimal”, ujar Arie.

Halaman:

Editor: Ade Bayu Indra


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah