Gempa Tektonik Magnitudo 2,9 di Purwakarta Akibat Sesar Cirata, Tak Berpotensi Tsunami

- 19 September 2020, 23:05 WIB
Foto: Ilustasri dampak gempa di Lombok 2018 . (Ade Bayu Indra)
Foto: Ilustasri dampak gempa di Lombok 2018 . (Ade Bayu Indra) /

 

BERITA KBB- Kabupaten Purwakarta diguncang gempa bumi tektonik magnitudo 2,9 pada Sabtu (19/9/2020) pukul 20.40 WIB. Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan gempa tersebut terletak pada koordinat 6.71 Lintang Selatan (LS) dan 107.35 bujur timur (BT) atau tepatnya berlokasi di Darat pada jarak 19 km barat daya Kabupaten Purwakarta pada kedalaman 6 kilometer.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi Dangkal akibat aktivitas Sesar Cirata," ucap Hendro, Sabtu (19/9/2020) malam.

Dia menambahkan, dampak gempa berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Plered (Kab. Purwakarta) dengan insensitas ringan. Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

"Hingga pukul 20:40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," katanya.

Untuk itu, Hendro meminta kepada masyarakat agar tetap tenang. Selain itu, tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (https://balai2.bmkg.go.id/ atau https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," katanya. ***

Editor: Miradin Syahbana Rizky


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah