Wajib Tahu! Ini Ciri-ciri Gempa Berpotensi Tsunami Menurut BNPB

- 1 Oktober 2020, 12:00 WIB
Ilustrasi Tsunami
Ilustrasi Tsunami /Pixabay.com

BERITA KBB – Badan Nasional Penanggulangan Bencana meminta agar masyarakat bisa membedakan ciri-ciri gempa yang berpotensi menyebabkan tsunami. Hal itu dibutuhkan agar masyarakat bisa melakukan kewaspadaan dini untuk melakukan mitigasi bencana alam tersebut.

Menurut BNPB, gempa yang berdurasi selama 20 detik berpotensi menyebabkan tsunami. Hal itu tidak memperhitungkan magnitudo gempa.

Pelaksana Tugas Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan, banyak gempa tak berkekuatan besar yang bisa menimbulkan tsunami yang sangat tinggi.

Baca Juga: Easy Bike, Sepeda Listrik Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa Unpad

"Jadi kita bisa sampaikan ke masyarakat sebagai kesiapsiagaan, ketika masyarakat merasakan guncangan gempa apakah itu terasa biasa atau keras,  apabila terjadi gempa terjadi selama 20 detik, itulah saat tepat untuk evakuasi," ujarnya dikutip dari Galamedianews dalam artikel Tsunami Tak Terpengaruh Kekuatan, BNPB Ungkap Gempa Kecil Bisa Timbulkan Gelombang Belasan Meter .

Abdul mengatakan, contoh utama kekuatan gempa tak berkaitan dengan tsunami terjadi di Mentawai pada 2007 dan 2010. Ia bercerita pada 2007, Mentawai diguncang dengan gempa bermagnitudo 8,6.

Hal ini sontak menimbulkan rasa panik bagi masyarakat apabila terjadi tsunami setelah gempa. Namun ternyata, gempa tersebut hanya disusul dengan tsunami setinggi 5 hingga 15 cm.

Baca Juga: Sabar, PlayStation 5 Akan Dirilis November Ini, dengan Harga Rp 5 Jutaan dan Rp 7 Jutaan

"Mentawai pada 2007 itu ada gempa besar M 8,6. Guncangan sangat kuat tapi tsunaminya sangat kecil. Masyarakat Mentawai sempat kaget dan ketakutan luar biasa karena gempa luar biasa, tapi tsunaminya hanya setinggi 5 sampai 15 cm," kata Abdul.

Abdul mengatakan Mentawai kembali diguncang gempa pada 2010. Saat itu guncangan gempa tak terlalu terasa oleh masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat tak khawatir terhadap tsunami akibat gempa kecil ini karena mengacu pada gempa besar pada 2007 yang tak disusul oleh tsunami.

Baca Juga: Pentingnya Belajar 'Pronunciation' Dalam Bahasa Inggris, Ini Alasannya

Faktanya, gempa ini tak terasa karena terjadi tepat di daerah lempeng. Alhasil delapan menit setelah gempa, Mentawai dihantam tsunami setinggi 12 hingga 15 meter.

"Jadi ketika mereka punya pengalaman di 2007, bahwa gempa kuat tak muncul tsunami. Mereka pikir gempa lemah tak sebabkan tsunami, tapi tiba-tiba delapan menit kemudian tsunami 12-15 meter menghantam," kata Abdul.*** (Dicky Aditya/Galamedianews)

Editor: Cecep Wijaya Sari

Sumber: Galamedianews


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x