Pasca-OTT Edhy Prabowo, Percobaan Ekspor Benih Lobster Ilegal Terjadi di Batam

- 7 Desember 2020, 11:22 WIB
Ilustrasi. Lobster hasil tangkapan para nelayan di Kebumen. Keuntungan tinggi menangkap lobster membuat para nelayan ini menganggap bahwa ekspor benih lobster merupakan kebijakan yang kacau.* /Pikiran-Rakyat.com/Eviyanti
Ilustrasi. Lobster hasil tangkapan para nelayan di Kebumen. Keuntungan tinggi menangkap lobster membuat para nelayan ini menganggap bahwa ekspor benih lobster merupakan kebijakan yang kacau.* /Pikiran-Rakyat.com/Eviyanti /Eviyanti/Pikiran-Rakyat.com

BERITA KBB – Percobaan ekspor benih lobster ilegal kembali terjadi pascaditangkapnya Edhy Prabowo melalui Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Meski demikian, hal itu berhasil digagalkan petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM-KHP), serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Batam.

Upaya ekspor ilegal 42.500 benih lobster tersebut terjadi di Dermaga Batu Ampar, Batam.

Baca Juga: KOCAK!! Putri Anne Sebut Aldebaran Ikatan Cinta dan Brad Pitt TIdak Dilirik Jika Ketemu Beb Satu Ini

Baca Juga: Tayang Sekarang! Arya Saloka 'Ikatan Cinta' di FTV Aku Deketin Kamu, Kamu Deketin Dia

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat dalam pernyataan di Jakarta, Senin, mengatakan penindakan terhadap tiga orang penumpang KM Kelud yang berangkat dari Jakarta pada Jumat (4/12) itu dilakukan berdasarkan informasi dan manajemen risiko.

"Petugas Bea Cukai mendapatkan informasi bahwa akan ada kegiatan ekspor benih lobster secara ilegal lewat ke Vietnam lewat Batam dan Singapura," katanya seperti dilansir Antara, Senin, 7 Desember 2020.

Baca Juga: Profil dan Biodata Tiara Andini yang Menang Penghargaan MAMA 2020 Bersama Rizky Febian

Baca Juga: Sinopsis Global Seputih Cinta Semerah Dusta ANTV, Drama Rumah Tangga Farrel dan Tasya, Seru..

Selanjutnya, menurut Syarif, petugas Bea Cukai Batam berkoordinasi dengan BKIPM-KHP Batam untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang menjadi target operasi setelah tiba di Pelabuhan Batu Ampar pada Minggu, 6 Desember 2020.

Dari pemeriksaan kapal, ditemukan tiga karung baju yang dicampur dengan 157 bungkusan plastik berisi benih lobster. Petugas kemudian mengamankan tiga orang berinisial PB, DM, dan AS serta 41.500 benih lobster jenis pasir dan 1.000 benih lobster jenis mutiara.

Baca Juga: BTS Borong Penghargaan, BLACKPINK Best Female Group, Ini Daftar Lengkap Pemenang MAMA 2020

Baca Juga: Sinopsis Putri Untuk Pangeran Senin 7 Desember, Pangeran Marah Dengan Putri Karena Telepon Tristan

"Barang bukti dan ketiga orang pelaku saat ini telah diamankan di kantor BKIPM-KHP Batam untuk diperiksa lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum," kata Syarif.

Ia memastikan pemberantasan penyelundupan akan terus dilakukan Bea Cukai sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dan kekayaan alam Indonesia. Bea Cukai juga akan terus meningkatkan sinergi dengan Kementerian/Lembaga, serta aparat penegak hukum untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

Halaman:

Editor: Cecep Wijaya Sari

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x