Luncurkan Serangan Udara Respons Tewasnya Warga AS di Suriah, Biden: Amerika Tidak Cari Masalah dengan Iran

25 Maret 2023, 12:30 WIB
Presiden Amerika Serikat /US Embassy/
 

Berita KBB - Militer Amerika Serikat dikabarkan meluncurkan serangan udara terhadap pasukan yang didukung Iran, imbas dari terjadinya serangan di Suriah pada Jumat 24 Maret 2023 kemarin.

Terkait hal itu, Presiden Joe Biden memperingatkan Iran bahwa Amerika Serikat akan bertindak keras untuk melindungi warga negaranya.

“Amerika Serikat tidak mencari masalah dengan Iran, tapi bersiaplah untuk kami melakukan tindakan yang keras untuk melindungi rakyat kami. Kami tidak akan berhenti,” ujar Biden di sela kunjungan ke Kanada, seperti dikutip The Guardian, Sabtu 25 Maret 2023.

Baca Juga: Link Nonton Anime Bungou Stray Dogs Episode 5 Sub Indonesia Gratis dan Legal. Cek Sinopsis di Sini

Diketahui, dalam serangan balasan secara tidak langsung antara pasukan yang didukung Iran dengan personil dinas Amerika Serikat itu, seorang anggota dinas mengalami luka-luka.


Serangan itu terjadi setelah serangan pada Kamis sebelumnya yang menewaskan kontraktor asal Amerika Serikat, melukai 5 anggota pasukan Amerika serta seorang kontraktor warga negara lain. Serangan itu diduga menggunakan drone asal Iran.


Menurut 2 orang pejabat Amerika Serikat yang enggan disebutkan namanya, diduga sistem pertahanan di pangkalan setempat mengalami gangguan. Diduga para pasukan Amerika Serikat tidak memiliki waktu cukup untuk menanggapi serangan drone tersebut.


Serangan drone terhadap pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di Suriah, diketahui sudah terjadi beberapa kali sebelumnya. Namun, jarang sekali menimbulkan korban jiwa.


Insiden ini diprediksi akan membuat hubungan antara Amerika Serikat dan Iran semakin memburuk, terlebih setelah upaya memberlakukan kembali kesepakatan nuklir tahun 2015 antara Iran dan kekuatan-kekuatan besar menemui jalan buntu.


Selain itu, drone buatan Iran juga digunakan oleh Rusia dalam perangnya terhadap Ukraina.


Dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat itu, jet tempur F-15 menyerang 2 fasilitas yang digunakan oleh kelompok yang berkaitan dengan Korps Garda Revolusioner Islam Iran atau IRGC.

Baca Juga: Lirik Lagu 'Menyesal' Yovie Widianto x Lyodra, Tiara Andini dan Ziva Magnolya

Menurut pihak Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah yang memantau konflik setempat, serangan udara Amerika Serikat tersebut menewaskan 8 pejuang pro-Iran. Adapun jumlah pasti korban jiwa dari serangan tersebut masih belum diketahui.


Pada Jumat kemarin, serangan roket diduga dilakukan oleh Amerika Serikat menyerang wilayah baru di Suriah timur, tetapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Pihak pasukan pro-Iran di Suriah dalam pernyataannya pada hari yang sama menyebutkan, mereka siap merespons serangan lanjutan dari Amerika Serikat di posisi mereka.


Menurut media nasional Iran, dalam serangan roket itu tidak ada warga Iran yang menjadi korban. Target dari serangan itu sendiri juga disebut bukan pos militer pihak Iran, melainkan pusat pembangunan kota dan lahan pertanian di dekat bandara.***


 
 
Editor: Siti Mujiati

Sumber: The Guardian

Tags

Terkini

Terpopuler